Powered By Blogger

SEPUTAR BURUNG

Jumat, 14 September 2012

Memulai Berternak

Siapa orang yang tidak suka makan ayam? pasti hampir semuanya menikmati santapan yang berasal dari unggas ini. Ayam memang sudah menjadi penyumbang protein hewani pada kehidupan manusia, selain dari daging sapi dan kambing. Kebutuhan manusia akan protein yang berasal dari ayam tidak hanya berasal dari dagingnya saja, telur ayam juga banyak mengandung protein yang bagus untuk tubuh. Banyak sekali potensi ayam yang dapat dikembangkan menjadi sumber daya pendapatan yang menjanjikan, sama seperti halnya kelapa yang berguna dan bermanfaat di setiap bagiannya. Melihat kebutuhan akan ayam, yang sudah hampir menjadi kebutuhan pokok manusia. Tentunya, jika kita berbisnis ternak ayam juga dapat memberikan keuntungan dan manfaat pada kebutuhan hidup kita.
Lalu bagaimana sebaiknya memulai bisnis ternak yang benar?
Banyak orang yang memulai bisnis ternak ayam dan gagal, serta tidak jarang yang berhasil. Di dalam pasar terdapat banyak persaingan yang kompetitif antar pengusaha yang sejenis(peternak ayam), untuk itu diperlukan suatu rencana yang rinci dan matang untuk membuka ternak ayam ini.
Pertama yang anda butuhkan adalah modal usaha, jika anda belum punya modal usaha saya sarankan untuk memulai beternak ayam dengan modal secukupnya yang anda punya terlebih dahulu. Saat usaha peternakan anda berkembang dan mulai menunjukkan hasil, barulah mulai menambahkan modal untuk mengembangkan usaha anda. Modal usaha ini bisa anda dapatkan melalui pinjaman bank, dengan membuat proposal usaha anda dan prediksi keuntungan sementara. Selain modal usaha, hal lain yang terpenting yang dibutuhkan untuk beternak adalah lahan dan kandang ayam. Lahan dan kandang ayam sangat dibutuhkan untuk pengembangbiakan unggas, sehingga kebersihan akan kandang  juga menjadi suatu prioritas anda, agar ayam tetap sehat.

Memilih dan Memulai Ternak
Di Indonesia ada beberapa jenis ayam yang umumnya dibudidayakan; diantaranya adalah ayam broiler atau petelur, ayam kampung, ayam kate, ayam potong, ayam bekisar dll. Memilih ayam mana yang akan anda budidayakan, tergantung pada fokus usaha anda. Jika anda fokus untuk berbisnis disektor telur ayam maka ayam petelurlah pilihannya dan jika pada usaha daging maka ayam potonglah pilihannya. Setelah anda memilih ayam mana yang akan anda ternakkan, saatnya untuk mulai membudidayakannya. Ada beberapa hal yang harus anda lakukan dalam membudidayakan ayam, yaitu:
  • Bersihkanlah selalu kandang ayam setiap harinya. Ini sangat berpengaruh pada kesehatan dan pertumbuhan ayam anda, yang secara tidak langsung akan mempengaruhi harga jual ayam tersebut.
  • Beri makan ayam dengan makanan yang mengandung nutrisi seimbang. Agar pertumbuhan dan perkembangbiakan ayam bagus.
  • Dalam hal perawatan anakan ayam, ada baiknya anda menjemur anakan ayam di bawah sinar matahari pagi antara jam 8 sampai dengan jam 10.